Berita
Soroti Technology Proyek Kewirausahaan, FEB UMP Gelar Seminar
Kamis 3 Mei 2018      Berita
Soroti Technology Proyek Kewirausahaan, FEB UMP Gelar Seminar

Kemajuan teknologi di era digeital ini mempunyai dampak di setiap lini kehidupan, termasuk di dunia perbankan. Oleh sebabnya Fakultas Ekonomi dan Bisnin Universitas Muhammadiyah Purwokerto (FEB UMP), menggelar seminar Financial Technology (FINTECH)Proyek Kewirausahaan bertemaFintech The Digital Revolution In Bussinesyang bertempat di Aula AK Anshori, Senin, (30/4/2018).

Hasan FardiansahKetua Panitia mengatakan, tujuan diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan potensi masyarakat dibidang keuangan, kreativitas dan inovasi masyarakat dibidang Teknologi Informasi Komunikasi  (TIK).

Selain itu acara juga bertujuan untukmemperkenalkan dan memberi wawasan yang lebih luas terhadap masyarakat tentang Fintech.

“Dengan tujuan tersebut maka kami bermaksud mengundang beberapa narasumberyaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BI, Bank Jateng Purwokerto, BNI, UMKM,Mahasiswa dan tamu undangansekitar 250 orang yang hadir,” ungkapHasan.

Dijelaskan, seminar mengundang duapembicara yaitu Bintang Prabowo dari OJK dan Miftachul Choir dari Bank Indonesia yang akan memaparkan beberapa hal terkait Fintech.

Rektor UMP Dr. H. Syamsuhadi Irsyad, M.H.,mengungkapkan, proyek kewirausahaan telah banyak menciptakan kegiatan inovasi ekonomi berbasis ide kreatif  para mahasiswa.

“Kita telah memasuki kedalam sebuah konsep bangsa baru, yaitu digital nation dimana masa depan kita tidak akan terjadi begitu saja, ini perlu dibangun oleh passion. Jika kita semua terlibat, nilai, kolaborasi dan inovasi akan membentuk dan mendorong transformasi masyarakat kita menuju bangsa digital Indonesia,” katanya.

Rektor mengatakan Era Revolusi digital sudah dimulai. Dengan teknologi baru yang terus berkembang dan semua potensi yang diberikan, bukan tidak mungkin kita mampu memprediksi bagaimana masa depan bangsa di tahun-tahun mendatang.

“Teknologi digital jelas akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi sebuah negara karena kecepatannya merambah hampir di semua sektor.Setiap hari, miliaran orang di seluruh dunia menggunakan internet untuk saling berbagi ide, bertransaksi, dan tetap berhubungan dengan keluarga, teman, dan rekan kerja,” katanya.

Dijelaskan, dengan penetrasi internet di seluruh dunia hampir 50 persen, ekonomi digital sedang menjadi primadona dan menciptakan peluang baru pasar.

Lebih lanjut Rektor mengungkapkan, dari data analisis Ernst & Young, dapat dilihat pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di Indonesia setiap tahun meningkat 40%. Ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.

“Saya berharap kepada para pembicara dari BANK Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan, bisa menjelaskan bagaimana masa depan generasi Millenial yang hadir kali ini dalam menghadapi era Revolusi Digital pada sektor keuangan perbankan dan bisnis,” pungkasnya. (han/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait