Fakultaria
FAKULTAS KEDOKTERAN UMP LAUNCHING HERBAL MEDICINE JOURNAL
Kamis 3 Mei 2018      Fakultaria
FAKULTAS KEDOKTERAN UMP LAUNCHING HERBAL MEDICINE JOURNAL

Demi memajukan dunia literasi Fakultas Kedokteran, Univesitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) adakan launching jurnal untuk mempermudah publikasi ilmiah. Kegiatan yang diselenggarakan pada senin (30/4/2018) ini bertempat di Aula Fakultas Kedokteran dihadiri oleh Dekan Fakultas Kedokteran, ketua Commite Orang tua Mahasiswa (CORMA), dan Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Anjar Nugroho, serta segenap dosen dan karyawan fakultas kedokteran UMP.

Dalam sambutanya dekan fakultas kedokteranMambodiyantomengatakan kedokteran UMP berbasis pada kedokteran herbal. Ia berharap dengan adanya launching jurnal tersebut dapat memberi wadah baru bagi dosen dan mahasiswa untuk mempublikasi hasil penelitian dan memperoleh akses jurnal bahan penelitian yang memadai.

“Guna menggalli potensi herbal sebagai bentuk kearifan lokal yang patut untuk dilestarikan. Semoga jurnal tersebut dapat menjadi wadah persaingan menimba ilmu. Harapannya jurnal ini tidak sekedar semarak diawalnya saja tetapi juga bisa lestari. Semoga nanti dosen dan mahasiswa bisa mengisi jurnal dengan baik bukan hanya dilihat dari jumlahnya tetapi juga berkualits dan bermanfaat untuk kemaslahatan bersama,” harap Mambo.

Sementara itu Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Anjar Nugroho, S.H., M.Si dalam sambutannya mewakili rektor memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya sampaikan selamat dan sukses, karena pada kesempatan ini akan di lounching herb medicine journal. Semoga kedepannya semakin memantapkan fakultas kedokteran menjadi Fakultas kedokteran berbasis herbal,” ungkapnya.

Dr. Anjar menjelaskan, pemakaian herbal sebagai obat tradisional telah diterima luas di negara-negara maju maupun berkembang sejak dulu, bahkan dalam berpuluh - puluh tahun terakhir perhatian dunia terhadap obat-obatan tradisional meningkat, baik di negara yang sedang berkembang maupun negara-negara maju.

“World Health Organization (WHO) atau Badan Kesehatan Dunia menyebutkan bahwa hingga 65% dari penduduk negara maju menggunakan pengobatan tradisional dan obat-obat dari bahan alami,” ungkapnya.

Dijelaskan, data KEMENKES tahun 2007 menyebutkan di bumi ini diperkirakan terdapat 40.000 spesies tumbuhan. “Dari jumlah tersebut sekitar 30.000 spesies hidup di Indonesia sekurang-kurangnya 9.600 spesies diketahui berkhasiat obat, tetapi baru 300 spesies yang telah dimanfaatkan sebagai bahan baku obat tradisional dan industri obat tradisional,” ujarnya.

Fakultas Kedokteran UMP diharapkan menjadi fakultas yang unggul di bidang kedokteran herbal. Dengan adanya Herb-Medicine Journal (HMJ), lanjut Anjar, FK UMP diharapkan bisa menjadi  media komunikasi ilmiah bagi yang akan menekuni bidang herbal baik dalam proses pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat yang dihubungkan dengan bidang kedokteran maupun kesehatan secara luas.

“Saya berharap, rencana penerbitan Berkala Herb-Medicine Journal (HMJ) FK UMP dengan frekuensi terbit 2 (dua) kali dalam setahun yaitu di bulan April dan Oktober dapat berjalan lancar,” jelasnya.

Sementara itu, ketua  Herb Medicine Journal, Andi Muh. Maulana menjelaskan jurnal herb medicine ini akan terbit dua kali dalam setahun yaitu bulan april dan oktober.

“Sebagai launching perdana volume 1 jurnal herb ini akan terbit pada bulan ini, sebagai reviewer fakultas kedokteran bekerja sama dengan kementerian kesehatan dan juga fakultas kedoktera dari universitas lain sebab jurnalnya bersifat nasional. Saya berharap nantinya jurnal ini dapat terbit tepat waktu serta berkesinambungan”, pungkasnya.(agp/tgr)

Berita Terkait

Tidak ada artikel terkait